Sekelompok Geng Kartel Narkoba Saling Baku Tembak di Pinggir Pantai Mexico, Para Turis dan Wisatawan Lari Berhamburan

Jakarta - Geng narkoba yang bermusuhan terlibat baku tembak di Cancun, Meksiko, menyebabkan dua pengedar narkoba tewas pada Kamis, menurut penegak hukum. Baku tembak itu membuat para wisatawan yang berada di pantai itu panik.

"Ada konfrontasi antara anggota kelompok pengedar narkoba yang bermusuhan di pantai di Bahia Petempich, Puerto Morelos," kantor jaksa agung negara bagian Quintana Roo di Twitter.

"Dua dari mereka tewas," lanjutnya, dilansir AFP, Jumat (5/11).

Para wisatawan yang menginap di hotel dekat pantai menyampaikan orang-orang berlarian untuk bersembunyi setelah tembakan terjadi.

"Para tamu mengatakan kepada saya mereka sedang bermain voli di pantai, pria bersenjata mendekat menembakkan senjata," tulis Mike Sington, turis asal AS di Twitter.

Sington menginap di Hyatt Ziva Riviera Cancun Resort.

"Setiap orang berlari dari pantai dan kolam renang. Staf buru-buru menyembunyikan kami di kamar-kamar yang ada di belakang dapur," lanjutnya.

Video-video yang diunggah di media sosial menunjukkan puluhan turis, beberapa memakai pakaian renang, menunggu di entrance hall hotel dengan para staf.

"Orang-orang saling berpelukan dan menangis," kata Sington.

Meksiko kerap dilanda pertumpahan darah terkait kartel narkoba yang menyebabkan lebih dari 300.000 terbunuh sejak pemerintah mengerahkan militer dalam perang pemberantasan narkoba pada 2006.

Walaupun Riviera Maya, di mana Cancun dan resor ternama lainnya berlokasi seperti Playa del Carmen dan Tulum, secara umum dinilai lebih aman daripada wilayah lain di Meksiko, namun ada kekerasan yang meningkat saat ini.

Pada Oktober, dua turis asing tewas dalam baku tembak antara pengedar narkoba di Tulum.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berita Duka, Penyanyi Rock Meat Loaf Meninggal Dunia

Foto Dengan Pakaian Adat Via Vallen dan Chevra Yolandi, Kapan Akan Dihalalkan nya

Celine Evangelista Yakin Boneka Spirit Doll nya Tak Memiliki Arwah